: : : : : : : :

SIMANTAP DPRD KU

JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM
PADA SISTEM MANAJEMEN TATA ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUNINGAN

BERITA>>

Digitalisasi Desa Mandirancan 2026: Terobosan Aplikasi PPOB Asli Hasil Buah Karya Anak Muda Pituin

Digitalisasi Desa Mandirancan 2026: Terobosan Aplikasi PPOB Asli Hasil Buah Karya Anak Muda Pituin

 KABAR KUNINGAN - Desa Mandirancan Kecamatan Mandirancan secara resmi meluncurkan ekosistem layanan digital terintegrasi pada awal tahun 2026 sebagai upaya revolusioner untuk memodernisasi pelayanan publik dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Hal itu melalui pengembangan aplikasi berbasis Payment Point Online Banking (PPOB) hasil karya pemuda setempat. Warga desa setempat dapat melakukan transaksi keuangan secara mandiri hanya melalui gawai. Langkah strategis ini diambil sebagai solusi konkret untuk memutus rantai birokrasi yang lambat dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Kepala Desa Mandirancan, Didi Asmadi menegaskan, komitmen tersebut bukan sebatas mengikuti tren tapi kebutuhan mendesak guna meningkatkan standar hidup warga sehingga fokus di tahun 2026 adalah transformasi total karena pihaknya ingin memanfaatkan teknologi demi peningkatkan kualitas pelayanan masyarakat sekaligus mendongkrak perekonomian desa secara signifikan.

 "Inti dari inovasi itu sendiri terletak pada integrasi aplikasi PPOB dengan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Warga tidak bisa membayar tagihan rutin seperti listrik dan air serta bertransaksinya," katanya. Sementara itu, satu hal yang membedakan Desa Mandirancan dengan proyek digital lainnya adalah keterlibatan sumber daya manusia lokal. Program digital yang menjadi unggulan di Desa Mandirancan sepenuhnya merupakan buah karya anak muda asli atau warga pituin yang memiliki semangat dan keahlian di bidang teknologi informasi. Menurutnya, pelibatan generasi muda adalah kunci keberlanjutan sebuah inovasi sehingga desa akan selalu mendukungnya. Apalagi, penerapan program digital membawa dampak berantai pada program-program desa yang telah berjalan sebelumnya. Di antaranya, efisiensi Layanan publik menjadi lebih cepat karena sistem yang terautomasi sehingga mengurangi antrean fisik.

Lalu, penguatan Desa Siaga sebab sistem informasi kesehatan warga terintegrasi secara digital sehingga memudahkan pemantauan gizi dan bantuan medis darurat. Serta optimalisasi BUMDes, dimana Unit usaha desa memiliki platform pemasaran yang lebih luas sehingga meningkatkan omzet pelaku UMKM. "Dengan efisiensi ini, masyarakat Desa Mandirancan dapat menikmati kemudahan yang sebelumnya hanya bisa didapatkan di area perkotaan. Transaksi menjadi lebih transparan, akuntabel dan efisien secara biaya," ujarnya.

Sumber Artikel berjudul " Digitalisasi Desa Mandirancan 2026: Terobosan Aplikasi PPOB Asli Hasil Buah Karya Anak Muda Pituin ", selengkapnya dengan link: https://kabarkuningan.pikiran-rakyat.com/kabar-kuningan/pr-4139916326/digitalisasi-desa-mandirancan-2026-terobosan-aplikasi-ppob-asli-hasil-buah-karya-anak-muda-pituin?page=2

Any Saptarini,SH.MSi

Copyright © JDIH DPRD Kabupaten Kuningan - Hak Cipta Dilindungi Undang-undang