Momen Dramatis Damkar Kuningan Evakuasi King Cobra Agresif di Rumah Warga
Solo - Seekor ular king cobra dievakuasi dari pekarangan rumah warga di Desa Karangtawang, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pemadam kebakaran (damkar) butuh waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasinya karena sang raja ular itu bertindak agresif.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menuturkan pihaknya mendapat laporan pada Minggu (11/1) malam. Awalnya, pemilik rumah yang bernama Udin (58) tengah duduk sekitar pukul 20.00 WIB.
Tiba-tiba, dia mendengar bunyi suara berisik yang asalnya dari salah satu sudut di teras rumahnya yang dipenuhi tanaman. Penasaran, Udin pun mengeceknya karena dikira suara tikus.
Namun, alangkah terkejutnya Udin saat mendapati pemilik suara berisik itu ternyata seekor ular raja kobra. Ular itu tengah meringkuk di di bawah meja halaman rumahnya. Karena takut ular itu bakal membahayakan rumahnya, Udin segera meminta bantuan damkar.
"Pas lagi duduk di luar rumah terdengar suara berisik di luar, dikira Pak Udin tikus eh pas dilihat ada ular king kobra sedang ada di situ. Ular tersebut terlihat di bawah meja di halaman rumah. Hasil investigasi anggota ular tersebut masuk dari arah barat dari parit samping pemilik rumah. Karena takut, segera menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Kuningan," tutur Arga. Senin (12/1/2025), dilansir detikJabar.
Begitu menerima laporan, damkar memberangkatkan empat anggotanya ke lokasi. Setibanya di lokasi, damkar melakukan penyisiran dan menemukan ular tersebut tengah bersembunyi di antara deretan pot tanaman.
Begitu anggota damkar mencoba mengeluarkannya, king cobra itu bertindak agresif dengan mengembangkan tudung lehernya sembari berdesis.
Arga menjelaskan, proses evakuasi kobra itu berlangsung dramatis. Petugas harus menunggu ular itu tenang selama beberapa menit sebelum mencoba mengevakuasinya kembali.
Begitu berhasil dievakuasi, terungkap panjang king cobra tersebut 1,5 meter. Diduga, ular masuk ke rumah Udin untuk mencari mangsa.
"Cukup agresif dan beresiko tinggi sehingga dalam penanganan sedikit merepotkan. Untuk mengevakuasinya harus menunggu tenang dulu. Dan alhamdulillah bisa dievakuasi sekitar pukul 21.05, panjang ularnya sekitar 1,5 meter. Hasil identifikasi ular mungkin mencari hewan buruan dari samping parit belakang rumah," tutur Arga.
Menyikapi kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan serta menutup seluruh lubang yang bisa menjadi tempat ular masuk. Menurutnya, ular masuk permukiman karena beberapa penyebab seperti mencari tikus atau serangga, mencari tempat yang hangat dan lembap untuk berlindung, serta adanya celah atau lubang kecil yang memudahkan ular masuk.
Baca artikel detikjateng, "Momen Dramatis Damkar Kuningan Evakuasi King Cobra Agresif di Rumah Warga" selengkapnya https://www.detik.com/jateng/berita/d-8304045/momen-dramatis-damkar-kuningan-evakuasi-king-cobra-agresif-di-rumah-warga.
Desi Rojaul Insan
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, menuturkan pihaknya mendapat laporan pada Minggu (11/1) malam. Awalnya, pemilik rumah yang bernama Udin (58) tengah duduk sekitar pukul 20.00 WIB.
Tiba-tiba, dia mendengar bunyi suara berisik yang asalnya dari salah satu sudut di teras rumahnya yang dipenuhi tanaman. Penasaran, Udin pun mengeceknya karena dikira suara tikus.
Namun, alangkah terkejutnya Udin saat mendapati pemilik suara berisik itu ternyata seekor ular raja kobra. Ular itu tengah meringkuk di di bawah meja halaman rumahnya. Karena takut ular itu bakal membahayakan rumahnya, Udin segera meminta bantuan damkar.
"Pas lagi duduk di luar rumah terdengar suara berisik di luar, dikira Pak Udin tikus eh pas dilihat ada ular king kobra sedang ada di situ. Ular tersebut terlihat di bawah meja di halaman rumah. Hasil investigasi anggota ular tersebut masuk dari arah barat dari parit samping pemilik rumah. Karena takut, segera menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Kuningan," tutur Arga. Senin (12/1/2025), dilansir detikJabar.
Begitu menerima laporan, damkar memberangkatkan empat anggotanya ke lokasi. Setibanya di lokasi, damkar melakukan penyisiran dan menemukan ular tersebut tengah bersembunyi di antara deretan pot tanaman.
Begitu anggota damkar mencoba mengeluarkannya, king cobra itu bertindak agresif dengan mengembangkan tudung lehernya sembari berdesis.
Arga menjelaskan, proses evakuasi kobra itu berlangsung dramatis. Petugas harus menunggu ular itu tenang selama beberapa menit sebelum mencoba mengevakuasinya kembali.
Begitu berhasil dievakuasi, terungkap panjang king cobra tersebut 1,5 meter. Diduga, ular masuk ke rumah Udin untuk mencari mangsa.
"Cukup agresif dan beresiko tinggi sehingga dalam penanganan sedikit merepotkan. Untuk mengevakuasinya harus menunggu tenang dulu. Dan alhamdulillah bisa dievakuasi sekitar pukul 21.05, panjang ularnya sekitar 1,5 meter. Hasil identifikasi ular mungkin mencari hewan buruan dari samping parit belakang rumah," tutur Arga.
Menyikapi kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan serta menutup seluruh lubang yang bisa menjadi tempat ular masuk. Menurutnya, ular masuk permukiman karena beberapa penyebab seperti mencari tikus atau serangga, mencari tempat yang hangat dan lembap untuk berlindung, serta adanya celah atau lubang kecil yang memudahkan ular masuk.
Baca artikel detikjateng, "Momen Dramatis Damkar Kuningan Evakuasi King Cobra Agresif di Rumah Warga" selengkapnya https://www.detik.com/jateng/berita/d-8304045/momen-dramatis-damkar-kuningan-evakuasi-king-cobra-agresif-di-rumah-warga.